BAGINDA NABI SAW PINGSAN SETELAH MENDENGAR KETERANGAN JIBRIL TENTANG PINTU NERAKA KE-7
Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada
Nabi saw pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah
mukanya, maka ditanya oleh nabi s.a.w.: “Mengapa aku melihat kau berubah
muka?”
Jawabnya: “Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah
menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi
orang yg mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu
benar, dan siksa Allah itu benar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa
aman dari padanya.”
Lalu nabi s.a.w. bersabda: “Ya Jibril, jelaskan
padaku sifat Jahannam.” Jawabnya: “Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam,
maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian
dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga
hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi
Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang
jarum niscaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana
panasnya.
Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu
baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan
mati penduduk bumi kerana panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus
engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut
dalam Al-Qur’an itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai
ke bawah bumi yg ke tujuh.
Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak,
andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar
orang-orang yang di ujung timur kerana sangat panasnya, Jahannam itu
sangat dalam dan perhiasannya besi, dan minumannya air panas campur
nanah, dan pakaiannya potongan-potongan api.
Api neraka itu ada
tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bagiannya yang tertentu dari orang
laki-laki dan perempuan.” Nabi s.a.w. bertanya: “Apakah pintu-pintunya
bagaikan pintu-pintu rumah kami?” Jawabnya: “Tidak, tetapi selalu
terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak
perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali
ganda.”
Tanya Rasulullah s.a.w.: “Siapakah penduduk masing-masing pintu?” Jawab Jibril:
“Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yg kafir
setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa a.s. serta keluarga
Fir’aun, namanya Al-Hawiyah.
Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim,
Pintu ketiga tempat orang shobi’in bernama Saqar.
Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha,
Pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah.
Pintu ke enam tempat orang nashara bernama Sa’eir.”
Kemudian Jibril diam, segan pada Rasulullah s.a.w. sehingga ditanya: “Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?”
Jawabnya: “Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum sempat bertaubat.”
Maka nabi s.a.w. jatuh pingsan ketika mendengar keterangan itu,
sehingga Jibril meletakkan kepala nabi s.a.w. di pangkuannya sehingga
sadar kembali dan sesudah sadar nabi saw bersabda: “Ya Jibril, sungguh
besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku
yang akan masuk ke dalam neraka?” Jawabnya: “Ya, yaitu orang yg berdosa
besar dari ummatmu.”
Dalam Al-Qur'an, Allah telah mensifati
neraka Jahannam sebagai berikut :"Sesungguhnya neraka itu melontarkan
bunga api sebesar dan setinggi gunung".(QS. Al-Mursilat : 32) "Dan
sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan
kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. (QS. Al-Hijr : 43)
Dari Hadits Qudsi: Bagaimana kamu masih bisa melakukan maksiat
sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari-Ku.
Tahukah kamu bahwa neraka jahanam-Ku itu mempunyai 7 tingkat.
Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah. Setiap daerah mempunyai 70,000
kampung Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah Setiap rumah mempunyai
70,000 bilik. Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak Setiap kotak mempunyai
70,000 batang pokok zarqum
Di bawah setiap pokok zarqum
mempunyai 70,000 ekor ular. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70
hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat. Juga di bawah setiap
pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai Setiap rantai diseret oleh 70,000
malaikat.
Wednesday, March 4, 2015
Cahaya Islam | Kisah Nyata : SEDEKAH 10 RIBU DIBALAS 10 JUTA
Kisah Nyata : SEDEKAH 10 RIBU DIBALAS 10 JUTA
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Kisah ini dialami oleh teman baik saya saat bulan Ramadhan kemarin. Sebuah kisah yang membuka mata hati saya, karena saya tahu prosesnya dari awal hingga balasan sedekah itu diterima. Kini kisah ini saya bagikan pada anda, semoga bermanfaat dan menambah semangat kita untuk selalu bersedekah walau dalam kesempitan atau dirundung masalah …..
Teman saya saat bulan Ramadhan kemarin baru satu bulan pindah dari pekerjaan lamanya. Dia memilih menjadi marketing properti di salah satu perusahaan pengembang perumahan. Hampir 2 bulan bekerja, teman saya belum bisa menjual satu pun rumah di perusahaan tersebut. Padahal tiap bulan dia mendapat gaji yang lumayan, hal inilah yang membuat dia tidak enak.
Ditengah keputusasaan tersebut, dia ingat akan kekuatan sedekah. Akhirnya dia berniat menyedekahkan hartanya untuk mengatasi permasalahan hidupnya. Dia menyedekahkan uang Rp. 10.000,- untuk panti asuhan dengan harapan Allah mau melancarkan pekerjaannya.
Sungguh diluar dugaan, dalam kurun waktu 1 jam saja, Allah memberi kelancaran bagi pekerjaannya. Dia bisa menjual 4 rumah sekaligus hari itu. Dengan nilai komisi…. 10 juta..!! Silahkan dihitung berapa kali lipat Allah membalas sedekah dia.
Mengapa balasannya sangat besar? Karena uang 10 ribu waktu itu, sangat berarti bagi teman saya. Anda tahu berapa uang yang dia miliki saat menyedekahkan 10 ribu tersebut? Uang yang dimiliki di dompetnya tidak lebih dari 20 ribu. Dia hanya menyisakan uang bensin untuk pulang ke rumah.
Saat kita punya keyakinan tinggi akan kekuatan sedekah, Allah akan benar-benar membuktikannya pada anda. Saat anda yakin Allah akan menolong lewat sedekah anda, Allah akan bener-benar menolong “SAAT ITU JUGA” seperti yang dialami teman saya.
Wallahu a'lam bishshawab, ..
... Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci ...
Cahaya Islam
①. MANUSIA yang paling berbahaya adalah MUNAFIK.
②. SENJATA yang paling berbahaya adalah LIDAH.
③. KEBIASAAN yang paling merusak adalah MEREMEHKAN DOSA KECIL.
④. PERASAAN yang paling tidak berguna adalah DENGKI.
⑤. KEGAGALAN yang paling melumpuhkan adalah MALAS.
⑥. KONDISI yang terburuk adalah LEMAHNYA IMAN.
⑦. PAKAIAN yang paling indah di dunia adalah AKHLAK YANG MULIA.
⑧. SUKACITA yang terbesar adalah TERKABULNYA DOA.
⑨. PEKERJAAN yang paling memuaskan adalah AMAL YANG IKHLAS.
⑩. KOMPUTER yang paling hebat adalah AKAL.
⑪. ENERGI yang terbesar adalah IMAN YANG KUAT.
⑫. OBAT TIDUR yang paling mujarab adalah HATI YANG TENANG.
⑬. DUA KATA yang penuh kekuatan adalah SAYA BISA.
⑭. ASET yang TERBESAR adalah AMAL SOLEH.
⑮. ALAT KOMUNIKASI yang paling hebat adalah DOA.
Subhanallah
Semoga kita wafatnya khusnul khatimah. Aamiin
②. SENJATA yang paling berbahaya adalah LIDAH.
③. KEBIASAAN yang paling merusak adalah MEREMEHKAN DOSA KECIL.
④. PERASAAN yang paling tidak berguna adalah DENGKI.
⑤. KEGAGALAN yang paling melumpuhkan adalah MALAS.
⑥. KONDISI yang terburuk adalah LEMAHNYA IMAN.
⑦. PAKAIAN yang paling indah di dunia adalah AKHLAK YANG MULIA.
⑧. SUKACITA yang terbesar adalah TERKABULNYA DOA.
⑨. PEKERJAAN yang paling memuaskan adalah AMAL YANG IKHLAS.
⑩. KOMPUTER yang paling hebat adalah AKAL.
⑪. ENERGI yang terbesar adalah IMAN YANG KUAT.
⑫. OBAT TIDUR yang paling mujarab adalah HATI YANG TENANG.
⑬. DUA KATA yang penuh kekuatan adalah SAYA BISA.
⑭. ASET yang TERBESAR adalah AMAL SOLEH.
⑮. ALAT KOMUNIKASI yang paling hebat adalah DOA.
Subhanallah
Semoga kita wafatnya khusnul khatimah. Aamiin
Belajar Hidup Sehat
Timun suri mengandung banyak vitamin A, yang baik bagi kesehatan mata. Kandungan anti oksidan yang tinggi pada timun suri juga baik untuk kesehatan yaitu sebagai pencegah penuaan dini.
Friday, January 23, 2015
Kisah Muallaf |
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bissmillahirahmanirahim,
Alhamdulillah
Baru saja bersyahadat 3 WNA dan 1 WNI dalam 2 hari ini..
Bissmillahirahmanirahim,
Alhamdulillah
Baru saja bersyahadat 3 WNA dan 1 WNI dalam 2 hari ini..
Kami lampirkan foto Wilhelmus Johanes Joseph (Yusuf) WN Belanda bersama
ketua Mualaf Center Indonesia ko Steven Indra Wibowo di starbucks tebet
green hari ini jam 13.30, beliau salah satu ex-pilot penerbangan swasta
di Indonesia dan sekarang bekerja untuk penerbangan asing,
Beliau menemukan Islam berbeda dan berdiskusi seputar agnostic dan Islam, Islam sebagai pondasi hidup manusia yang mengatur aspek dalam kehidupan merupakan penjelasan logis kepada beliau,
Satu hal yang beliau suka dari Islam adalah "keep smile in every circumstance and hide your pain, hide it so theres only you and God who knows it, nor the other human",,, (tetap tersenyum dan sembunyikan kesedihan kamu agar hanya kamu dan Allah saja yang tahu, jangan sebarkan kesedihan kamu ke manusia lain),,,
aqidah muslim masyaaAllah,,,
Mari kita doakan agar kita semua istiqomah dalam Islam dan menjadi contoh Muslim yg baik bagi keluarga dan lingkungannya, amiinn
segala puji kita kembalikan kepada Allah yg berhaq atas pujian
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Beliau menemukan Islam berbeda dan berdiskusi seputar agnostic dan Islam, Islam sebagai pondasi hidup manusia yang mengatur aspek dalam kehidupan merupakan penjelasan logis kepada beliau,
Satu hal yang beliau suka dari Islam adalah "keep smile in every circumstance and hide your pain, hide it so theres only you and God who knows it, nor the other human",,, (tetap tersenyum dan sembunyikan kesedihan kamu agar hanya kamu dan Allah saja yang tahu, jangan sebarkan kesedihan kamu ke manusia lain),,,
aqidah muslim masyaaAllah,,,
Mari kita doakan agar kita semua istiqomah dalam Islam dan menjadi contoh Muslim yg baik bagi keluarga dan lingkungannya, amiinn
segala puji kita kembalikan kepada Allah yg berhaq atas pujian
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Cerita Inspirasi | TIPS AGAR BISA MERASAKAN MANIS DAN LEZATNYA NIKMAT QIYAMUL LAIL (SHALAT TAHAJUD)
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Qiyamul-lail adalah sarana
berkomunikasi seorang hamba dengan Rabbnya. Sang hamba merasa lezat di
kala munajat dengan Penciptanya. Ia berdoa, beristighfar, bertasbih, dan
memuji Sang Pencipta.
Dan Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, sesuai dengan janji-Nya, akan mencintai hamba yang mendekat kepada-Nya. Kalau Allah mencintai seorang hamba, maka Ia akan mempermudah semua aspek kehidupan hambaNya. Dan memberi berkah atas semua aktivitas sang hamba.
Seorang muslim yang kontinu mengerjakan qiyamullail, pasti dicintai dan dekat dengan Allah swt. Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan kepada kita, “Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad)
Berbagai keutamaan qiyamul-lail sudah kita baca atau kita dengar dari para ulama. Kita pun sudah beberapa kali mencoba melaksanakannya, dengan kesungguhan melawan kantuk dan dinginnya malam. Namun, berkali-kali juga kita mengalami futur (lalai), tidak dapat lagi melaksanakan qiyamul-lail.
Sebabnya adalah karena kita belum dapat menikmatinya. Sehingga pikiran bawah sadar kita masih merasakan bahwa qiyamul-lail itu beban yang berat.
Waktu sepertiga malam, saat dimana bumi mengeluarkan gelombang kekhusyu’an (alfa), sebagaimana firman Allah “Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu’) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan” (Al-Muzammil 6).
Seharusnya, saat-saat inilah dzikir dan bacaan Al-Quran kita lebih berkesan, hati lebih mudah bergetar ketika Asma Allah disebut. Jiwa kita lebih bening sebening embun pagi di dedaunan. Air mata lebih mudah meleleh bahkan tertumpah dan tak kuasa kita hentikan. Hati menjadi halus dan lembut, sehingga hijab kita dengan Allah semakin transparan. Pendeknya inilah surga dunia yang telah dinikmati oleh para sahabat, tabi’in dan salafus saleh. Maukah kita memperolehnya?
Mengapa kita belum bisa menikmati Qiyamul Lail? Kita tidak dapat menikmati qiyamul-lail, dan masih banyak melakukan maksiat adalah karena “kita belum mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT”. Hati kita masih diisi oleh selain Allah, masih jauh dari Allah.
Mari pertama-tama kita niatkan dan azzamkan diri kita bahwa kita sangat ingin untuk taqarrub mendekatkan diri kepada-Nya.
Dari Abu Hurairah RA disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Allah berfirman, ‘Aku menuruti prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Kalau ia mengingat-Ku dalam hati, Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Kalau ia mengingat-Ku di tengah kerumunan orang, Aku pun akan mengingatnya di tengah kerumunan yang lebih baik daripada mereka.
Kalau ia mendekat diri kepada-Ku sejengkal, Aku pun mendekatkan Diri kepadanya sehasta. Kalau ia mendekatkan diri pada-Ku sehasta. Aku pun akan mendekatkan Diri padanya sedepa. Jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan, Aku akan mendatanginya dengan berlari kecil”.
Waktu-waktu di keseharian kita, masih sunyi dari dzikir kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang duduk dalam suatu tempat, lalu di situ ia tak berdzikir kepada Allah, maka kelak ia akan mendapat kerugian dan penyesalan” (HR Abu Dawud).
Dalam keseharian kita, di perjalanan kantor, istirahat, hati dan pikiran kita tidak dzikir kepada Allah dan lantas diisi oleh selainnya. Bahkan! bangun tidur kita lupa berdoa, masuk dan keluar kamar mandi lupa berdzikir, selesai makan lupa memuji dan berterima kasih kepada-Nya. Astaghfirullah… beristighfarlah berulang kali sobatku. Rasakanlah penyesalan dan biarkan air matamu meleleh…
Mulai detik ini isilah setiap relung hati dan celah pikiran dengan dzikir kepada Allah. Di setiap waktu dalam 24 jam hidup kita isilah dengan dzikir. Jika kita melakukannya, bahkan dalam tidur pun kita tetap bermimpi berdzikir dan bershalawat.
Banyak dzikir-dzikir singkat, seperti dua kalimat yang paling berat di sisi Allah, yaitu, “SubhanaLlahi wabihamdihi… SubhanaLlahil-azhiem…”. Atau dengan beristighfar, “Astaghfirullah… astaghfirullah…”, bertasbih, “Subahanallahi… subhanallahi”. Bahkan cukup dengan menyebut asma Allah, “Allah… Allah… atau Yaa Allah.. Ya Allah”.
Lakukanlah di manapun, dan kapan pun, bahkan multitasking sambil melakukan pekerjaan-pekerjaan sehari-hari. Jika ada waktu senggang, dzikir yang paling utama adalah Al-Quran. Membaca Al-Quran, mentadabburinya, menghafalnya, mengulang hafalan atau bahkan sekadar mendengarkan kaset murattal Al-Qur’an sambil kita mengendarai kendaraan.
Dzikir ini akan mengikis dosa dan kotoran jiwa, seperti mengikis karat hingga kemilau emas muncul kembali. Dengan sendirinya, dzikir akan mencegah kita berbuat dosa dan maksiat. Ketika kita akan berbuat sesuatu yang dilarang Allah, hati yang telah dipenuhi Asma Allah akan otomatis menolaknya dengan keras.
Dzikir akan semakin menghaluskan hati kita. Semakin memudahkan kita menangis dalam berbagai kondisi. Semakin memahami hakikat dan semakin dekat kepada Allah.
Jika dalam setiap tarikan nafas kita selalu berdzikir, dalam setiap langkah kita diikuti dengan dzikir, maka akan muncul banyak keajaiban dalam hidup kita. Allah akan mengaruniai limpahan kenikmatan yang menisbikan kenikmatan dunia.
Sahabatku, mari hidupkan hati, lembutkan jiwa dengan selalu berdzikir kepada Allah. Barulah kita bisa menikmati indahnya dan nikmatnya Qiyamul Lail, dan shalat-shalat lainnya. Berikutnya kita akan merasakan berbagai kenikmatan spiritual dan ayat-ayat keajaiban Allah dalam hidup kita.
Mari penuhi hidup kita dengan dzikir, dan perhatikan apa yang akan terjadi ..
Wallahu a'lam bish-shawab ...
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
# BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI #
------------------------------------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik .
Dan Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, sesuai dengan janji-Nya, akan mencintai hamba yang mendekat kepada-Nya. Kalau Allah mencintai seorang hamba, maka Ia akan mempermudah semua aspek kehidupan hambaNya. Dan memberi berkah atas semua aktivitas sang hamba.
Seorang muslim yang kontinu mengerjakan qiyamullail, pasti dicintai dan dekat dengan Allah swt. Karena itu, Rasulullah saw. menganjurkan kepada kita, “Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad)
Berbagai keutamaan qiyamul-lail sudah kita baca atau kita dengar dari para ulama. Kita pun sudah beberapa kali mencoba melaksanakannya, dengan kesungguhan melawan kantuk dan dinginnya malam. Namun, berkali-kali juga kita mengalami futur (lalai), tidak dapat lagi melaksanakan qiyamul-lail.
Sebabnya adalah karena kita belum dapat menikmatinya. Sehingga pikiran bawah sadar kita masih merasakan bahwa qiyamul-lail itu beban yang berat.
Waktu sepertiga malam, saat dimana bumi mengeluarkan gelombang kekhusyu’an (alfa), sebagaimana firman Allah “Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyu’) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan” (Al-Muzammil 6).
Seharusnya, saat-saat inilah dzikir dan bacaan Al-Quran kita lebih berkesan, hati lebih mudah bergetar ketika Asma Allah disebut. Jiwa kita lebih bening sebening embun pagi di dedaunan. Air mata lebih mudah meleleh bahkan tertumpah dan tak kuasa kita hentikan. Hati menjadi halus dan lembut, sehingga hijab kita dengan Allah semakin transparan. Pendeknya inilah surga dunia yang telah dinikmati oleh para sahabat, tabi’in dan salafus saleh. Maukah kita memperolehnya?
Mengapa kita belum bisa menikmati Qiyamul Lail? Kita tidak dapat menikmati qiyamul-lail, dan masih banyak melakukan maksiat adalah karena “kita belum mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT”. Hati kita masih diisi oleh selain Allah, masih jauh dari Allah.
Mari pertama-tama kita niatkan dan azzamkan diri kita bahwa kita sangat ingin untuk taqarrub mendekatkan diri kepada-Nya.
Dari Abu Hurairah RA disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Allah berfirman, ‘Aku menuruti prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Kalau ia mengingat-Ku dalam hati, Aku mengingatnya dalam diri-Ku. Kalau ia mengingat-Ku di tengah kerumunan orang, Aku pun akan mengingatnya di tengah kerumunan yang lebih baik daripada mereka.
Kalau ia mendekat diri kepada-Ku sejengkal, Aku pun mendekatkan Diri kepadanya sehasta. Kalau ia mendekatkan diri pada-Ku sehasta. Aku pun akan mendekatkan Diri padanya sedepa. Jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan, Aku akan mendatanginya dengan berlari kecil”.
Waktu-waktu di keseharian kita, masih sunyi dari dzikir kepada Allah. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang duduk dalam suatu tempat, lalu di situ ia tak berdzikir kepada Allah, maka kelak ia akan mendapat kerugian dan penyesalan” (HR Abu Dawud).
Dalam keseharian kita, di perjalanan kantor, istirahat, hati dan pikiran kita tidak dzikir kepada Allah dan lantas diisi oleh selainnya. Bahkan! bangun tidur kita lupa berdoa, masuk dan keluar kamar mandi lupa berdzikir, selesai makan lupa memuji dan berterima kasih kepada-Nya. Astaghfirullah… beristighfarlah berulang kali sobatku. Rasakanlah penyesalan dan biarkan air matamu meleleh…
Mulai detik ini isilah setiap relung hati dan celah pikiran dengan dzikir kepada Allah. Di setiap waktu dalam 24 jam hidup kita isilah dengan dzikir. Jika kita melakukannya, bahkan dalam tidur pun kita tetap bermimpi berdzikir dan bershalawat.
Banyak dzikir-dzikir singkat, seperti dua kalimat yang paling berat di sisi Allah, yaitu, “SubhanaLlahi wabihamdihi… SubhanaLlahil-azhiem…”. Atau dengan beristighfar, “Astaghfirullah… astaghfirullah…”, bertasbih, “Subahanallahi… subhanallahi”. Bahkan cukup dengan menyebut asma Allah, “Allah… Allah… atau Yaa Allah.. Ya Allah”.
Lakukanlah di manapun, dan kapan pun, bahkan multitasking sambil melakukan pekerjaan-pekerjaan sehari-hari. Jika ada waktu senggang, dzikir yang paling utama adalah Al-Quran. Membaca Al-Quran, mentadabburinya, menghafalnya, mengulang hafalan atau bahkan sekadar mendengarkan kaset murattal Al-Qur’an sambil kita mengendarai kendaraan.
Dzikir ini akan mengikis dosa dan kotoran jiwa, seperti mengikis karat hingga kemilau emas muncul kembali. Dengan sendirinya, dzikir akan mencegah kita berbuat dosa dan maksiat. Ketika kita akan berbuat sesuatu yang dilarang Allah, hati yang telah dipenuhi Asma Allah akan otomatis menolaknya dengan keras.
Dzikir akan semakin menghaluskan hati kita. Semakin memudahkan kita menangis dalam berbagai kondisi. Semakin memahami hakikat dan semakin dekat kepada Allah.
Jika dalam setiap tarikan nafas kita selalu berdzikir, dalam setiap langkah kita diikuti dengan dzikir, maka akan muncul banyak keajaiban dalam hidup kita. Allah akan mengaruniai limpahan kenikmatan yang menisbikan kenikmatan dunia.
Sahabatku, mari hidupkan hati, lembutkan jiwa dengan selalu berdzikir kepada Allah. Barulah kita bisa menikmati indahnya dan nikmatnya Qiyamul Lail, dan shalat-shalat lainnya. Berikutnya kita akan merasakan berbagai kenikmatan spiritual dan ayat-ayat keajaiban Allah dalam hidup kita.
Mari penuhi hidup kita dengan dzikir, dan perhatikan apa yang akan terjadi ..
Wallahu a'lam bish-shawab ...
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...
# BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI #
------------------------------------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik .
Cerita Inspirsi | BANYAK KEMUDAHAN, TAPI JANGAN DIREMEHKAN…
BANYAK KEMUDAHAN, TAPI JANGAN DIREMEHKAN…
Apa Subuhmu menjelang Dhuha?
Apa Dzuhurmu sisa waktu bisnis yg kau punya?
Apa Ashar-Maghrib mu terlalu dekat waktunya?
Apa Isya mu terlewat karena lelah yg ada?
Astaghfirullaahal a'zhiim
Islam itu memberikan banyak kemudahan, tapi jangan pula dimudah-mudahkan bahkan diremehkan
Gak bisa wudhu >>>Tayamum
Gak bisa sholat berdiri >>> Sholat sambil duduk
Gak bisa sholat sambil duduk >>> Sholat sambil tidur
Gak mau sholat >>>> Menunggu waktunya disholatin
SUBHANALLAH....
"Semoga ALLAH bimbing kita agar senantiasa menjadi hamba-Nya yang tidak meremehkan waktu shalat, dan waktu2 yang sudah ALLAH berikan untuk kita. aamiin"
Sampaikan dakwah ini kepada sahabat, dan teman-teman facebook anda. Semoga pahala ini terus tersebar hingga membukakan pintu hati setiap orang yang membacanya
Aamiinkan doa ini saudaraku.
Allahumma ya ALLAH tanamkan di hati kami perasaan selalu rindu kepada-Mu, ingatkanlah selalu kami tentang dahsyatnya hari akhirat-Mu agar hamba tidak tertipu dengan kesenangan dunia sesaat ini, ya ALLAH, ya Tuhan kami, Penguasa hati kami, tetapkanlah hati kami dalam taqwa dan istiqomah agar tetap dijalan-Mu sampai akhir hayat nanti... Aamiin ya Rabbal'alamin
Apa Subuhmu menjelang Dhuha?
Apa Dzuhurmu sisa waktu bisnis yg kau punya?
Apa Ashar-Maghrib mu terlalu dekat waktunya?
Apa Isya mu terlewat karena lelah yg ada?
Astaghfirullaahal a'zhiim
Islam itu memberikan banyak kemudahan, tapi jangan pula dimudah-mudahkan bahkan diremehkan
Gak bisa wudhu >>>Tayamum
Gak bisa sholat berdiri >>> Sholat sambil duduk
Gak bisa sholat sambil duduk >>> Sholat sambil tidur
Gak mau sholat >>>> Menunggu waktunya disholatin
SUBHANALLAH....
"Semoga ALLAH bimbing kita agar senantiasa menjadi hamba-Nya yang tidak meremehkan waktu shalat, dan waktu2 yang sudah ALLAH berikan untuk kita. aamiin"
Sampaikan dakwah ini kepada sahabat, dan teman-teman facebook anda. Semoga pahala ini terus tersebar hingga membukakan pintu hati setiap orang yang membacanya
Aamiinkan doa ini saudaraku.
Allahumma ya ALLAH tanamkan di hati kami perasaan selalu rindu kepada-Mu, ingatkanlah selalu kami tentang dahsyatnya hari akhirat-Mu agar hamba tidak tertipu dengan kesenangan dunia sesaat ini, ya ALLAH, ya Tuhan kami, Penguasa hati kami, tetapkanlah hati kami dalam taqwa dan istiqomah agar tetap dijalan-Mu sampai akhir hayat nanti... Aamiin ya Rabbal'alamin
Subscribe to:
Posts (Atom)


